Balibersuara.com – Jumlah mahasiswa yang kuliah di Bali ternyata cukup banyak walaupun tidak dikenal sebagai Kota Pendidikan seperti Yogyakarta, Malang dan daerah lainnya di Indonesia.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah mahasiswa di Bali yang berada di naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi hingga 2024 sebanyak 150.382 mahasiswa. Para mahasiswa ini kuliah di kampus negeri maupun swasta yang ada di seluruh Bali. Tercatat sebanyak 84.617 mahasiswa di Bali kuliah di kampus swasta, dan 65.765 mahasiswa kuliah di kampus negeri.
Hal ini terjadi karena jumlah kampus swasta di Bali jauh lebih banyak dibandingkan kampus negeri. Kampus negeri di Bali yang berada dibawah Kementerian Pendidikan Tinggi hanya empat yaitu Universitas Udayana (Unud), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Politeknik Negeri Bali, ISI Denpasar. Kampus negeri ini tersebar di Kota Denpasar, Badung, dan Singaraja, Kabupaten Buleleng.
Mahasiswa yang kuliah negeri paling banyak berada di Kabupaten Badung dengan jumlah 42.618, hal ini karena dua kampus negeri besar, yakni Unud dan Politeknik Negeri Bali berada di Badung. Kemudian diikuti oleh Kabupaten Buleleng dengan jumlah mahasiswa 19.273 mahasiswa, semuanya kuliah di Undiksha.
Kemudian kampus swasta di Bali jumlahnya mencapai 52 kampus, paling banyak ada di Kota Denpasar dengan 33 kampus, hal ini juga menjadikan Kota Denpasar dengan jumlah mahasiswa kampus swasta terbanyak, yaitu 70.747 mahasiswa, sedangkan mahasiswa yang kuliah di negeri hanya 3.874 mahasiswa.
Kabupaten lain yang memiliki kampus swasta antara lain Buleleng 5 kampus, Tabanan 5 kampus, Badung 4 kampus, Gianyar 2 kampus, Bangli 2 kampus, dan Karangasem 1 kampus, hanya Kabupaten Klungkung Dan Jembrana yang tidak memiliki kampus.
Keberadaan kampus di satu daerah penting, selain belajar, mahasiswa juga berkontribusi terhadap ekonomi daerah tersebut. Banyak usaha tumbuh di sekitar kampus, seperti kos – kosan, warung makan, hingga usaha percetakan.
Sumber ; BPS Provinsi Bali.

