Profil Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros, Ternyata Produk Anyar Eropa

 

Balibersuara.com – Pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta – Makassar dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 wita.

Menurut laporan Basarnas, pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak dan diduga jatuh di kawasan pegunungan Karts Batimunrung, Desa Leang – Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pesawat ini merupakan milik Indonesia Air Trasport, sebuah perusahaan pesawat sewa atau charter yang berdiri pada 1968.

Pesawat ini merupakan produk hasil patungan dua produsen pesawat yakni Aerospatale dari Prancis dan Aeritalia atau Alenia. Pesawat ini diproduksi pada tahun 2000

Mengutip laman resmi perusahaan Indonesia Air Transport,  pesawat ini berkapasitas 46 kursi. Ketinggian maksimum pesawat ini mencapai 7,620 m, kecepatan mencapai 556 km/hour. Kemudian jarak 2,073 km.

Pesawat ini digunakan untuk melayani penerbangan charter. Tidak hanya penumpang biasa, menurut Indonesia Air Transport, pesawat ini dirancang menjadi ruang meeting atau konferensi di udara.

Share Now!!

blank

Balibersuara.com merupakan portal berita aktual masyarakat Bali.
Menghubungkan Bali melalui berita dengan informasi terkini seputar politik, pendidikan,
tekno & sains, bola & sport, pariwisata dan otomotif.

© 2026 BALIBERSUARA. ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll to Top